"Saya hanya minta dibuka, apa yang terjadi. Kalau nanti dengan bantuan langsung lagi, bahaya, bisa 'sakit boyok' kita," kata Ganjar di kantor Pemprov Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (5/11/2014).
Menurut Ganjar, dana-dana yang diselamatkan dari kenaikan harga BBM subsidi ini bisa disalurkan dalam program yang lebih bermanfaat. "Jadi agar bisa diarahkan ke hal-hal produktif yaitu pupuk, benih dan irigasi, dibuat 5 sampai 7 bendungan tiap tahun. Kemudian irigasi yang rusak disampaikan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga berharap kenaikan harga BBM ini harus hati-hati karena akan ada penetapan UMK di beberapa Provinsi di Indobesia. Oleh sebab itu ia meminta Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Tenaga Kerja berhati-hati dan berhitung.
"Saya langsung bicara dengan Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Tenaga Kerja, hati-hati ini waktunya mepet, kalau ragu-ragu, kami minta diajak bicara," tutup Ganjar.
(alg/bil)











































