Penjagaan Kedubes Thailand dan Inggris Masih Ketat

Penjagaan Kedubes Thailand dan Inggris Masih Ketat

- detikNews
Minggu, 16 Jan 2005 11:33 WIB
Jakarta - Pasca ancaman bom pada Kamis (13/1/2005) lalu, penjagaan di Kedubes Thailand dan Inggris hingga hari ini masih sangat ketat. Kedua kantor kedubes itu masih dijaga anggota Brimob dan satu unit mobil rantis ditempatkan di depan pintu masuk. Menurut pantauan detikcom, Minggu (16/1/2005), jalan masuk menuju kantor dijaga ketat belasan anggota Brimob yang membawa senjata lengkap. Satu tim gegana juga disiapkan di depan kantor Kedubes Inggris. Kedua kantor Kedubes ini terletak di Jalan Imam Bonjol. Seorang petugas Brimob di Kedubes Inggris yang ditemui mengaku hingga saat ini situasi di kantor Kedubes Inggris masih aman-aman saja. Namun petugas yang menolak disebut namanya itu mengaku belum tahu sampai kapan berjaga. Sebelumnya sesuai dalam statemen di situs Deplu Inggris (FCO)pada Kamis (13/1/2005), kantor Kedubes Inggris menerima ancaman bom lewat telpon. Untuk itu Kedubes Inggris memutuskan untuk sementara waktu menutup kantor Kedubesnya dan juga konjen Inggris yang terletak di sebelahnya. Namun selanjutnya hal itu dibantah Wakabareskrim Mabes Polri Irjen pol Dadan Garnida yang menyatakan bahwa ancaman bom di kedua Kedubes itu informasi awalnya diperoleh dari intelijen. Dan berdasarkan laporan dari intelijen itu, selanjutnya kepolisian memberitahukannya kepada pihak keduber. Dadan juga menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima intelijen Mabes Polri, kedua Kedubes itu akan diledakkan 1-2 hari setelah diterimanya ancaman pada Kamis lalu. Berdasarkan informasi tersebut, polisi selanjutnya meningkatkan keamanan di kedua kantor kedubes itu.Namun ternyata belakangan diketahui bahwa pelaku ancaman bom bernama Zulfa yang merupakan pacar dari Satpam Kedubes Thailand. Zulfa (22 tahun) tidak menginginkan pacarnya itu pulang kampung, sehingga membuat ancaman bom. (qom/)


Berita Terkait