Gubernur Ganjar Minta Kasus Pembunuhan Sumarti di Hong Kong Diusut Tuntas

Gubernur Ganjar Minta Kasus Pembunuhan Sumarti di Hong Kong Diusut Tuntas

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2014 17:18 WIB
Gubernur Ganjar Minta Kasus Pembunuhan Sumarti di Hong Kong Diusut Tuntas
Ganjar (dua dari kanan)//Cahyo/Setpres/detikFoto.
Jakarta - Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih tewas dibunuh oleh seorang bankir psikopat asal Inggris, Rurik Jutting di Hongkong. Dua korban merupakan WNI yang tinggal di Cilacap, Jawa Tengah dan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tentang meninggalnya Sumarti di Hong Kong. Hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani pihak kepolisian di Hong Kong.

"Sudah mendapatkan laporan tadi pagi, sekarang sedang diurus di sana," kata Ganjar usai menghadiri Rakornas Kabinet Kerja di Kantor Kemendagri, Selasa (4/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun Ganjar menyayangkan dua WNI tersebut terbunuh dengan sadis di Hongkong. Menurutnya kasus ini harus diusut tuntas.

"Kasus Ini harus diusut. Termasuk perusahaan-perusahaan penggeraknya, kemudian indikasi-indikasi kenapa itu (pembunuhan) bisa terjadi," jelasnya.

"Kita telah meneliti bahkan dengan Kemlu juga sudah koordinasi soal itu, saya sudah mengikuti hasil dari kemlu yang kesana (Hongkong) untuk memastikan kenapa dia bisa begitu (terbunuh)," terang Ganjar.

Politisi PDIP ini menjelaskan Sumarti saat di Hongkong menggunakan visa wisata dan bukan visa kerja. "Nah makanya ini agak jadi persoalan, itu warga Negara Indonesia loh dan tinggal di Cilacap," pungkasnya.

(tfn/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads