Israel Kecewa dengan Pidato Abbas

Israel Kecewa dengan Pidato Abbas

- detikNews
Minggu, 16 Jan 2005 09:39 WIB
Jakarta - Mahmoud Abbas dinilai gagal mengecam aksi terorisme saat berpidato dalam mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden Otoritas Palestina. Israel pun kecewa."Kami kecewa dengan deklarasi Mahmoud Abbas yang meragukan. Khususnya pada kenyataan kalau dia tidak mengungkapkan sedikit saja tujuan untuk memerangi terorisme," kata jubir pemerintahan Israel Avi Pazner kepada AFP, Minggu (16/1/2005).Menurut dia, kegagalan Abbas memenuhi janjinya saat kampanye untuk mengambil aksi melawan gerilyawan bersenjata akan merusak wibawanya dan menghalangi peluang terjadinya dialog perdamaian Palestina-Israel.Dalam pidatonya saat resmi disumpah sebagai Presiden Otoritas Palestina, Abbas mengimbau agar kedua belas pihak bersama-sama melakukan gencatan senjata untuk mengakhiri lingkaran kekerasan."Belakangan hari ini, sejumlah insiden terjadi. Kami mengutuknya, apakah itu dilakukan oleh pasukan Israel atau reaksi dari beberapa faksi Palestina. Ini tidak membantu ketenangan yang dibutuhkan untuk mencapai proses perdamaian yang kredibel dan serius," ucap Abbas.Sementara Menlu Palestina Nabil Shaath mengatakan, Abbas akan menemui kelompok-kelompok militan seperti Hamas dan Jihad Islam pada Senin 17 Januari 2005 di Jalur Gaza. Abbas berharap akan mendapatkan perjanjian gencatan senjata.PM Israel Ariel Sharon sempat menelepon Abbas mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam Pemilu. Abbas pun menyatakan akan bertemu dengan Sharon untuk membahas peta perdamaian.Namun suasana romantis itu sirna sudah ketika terjadi serangan bom bunuh diri yang menewaskan 6 orang Israel di perbatasan Gaza pada 13 Januari 2005. Kelompok garis keras Palestina yaitu Hamas, Komite Perlawanan Rakyat, dan Brigade Martir Al Aqsa mengaku bertanggung jawab atas serangan yang juga menewaskan 3 warga Palestina itu.Pada Jumat 14 Januari 2005, Sharon memerintahkan semua pejabat pemerintah Israel menghentikan hubungan dengan pemerintah baru Palestina. Pelantikan Abbas kemudian berlangsung pada 15 Januari 2005. Kini, Israel pun menyatakan kecewa dengan pidato Abbas.Mungkinkah suasana romantis itu terulang? (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads