Akan Menikah, Pengancam Bom Kedubes Muntah Darah
Sabtu, 15 Jan 2005 14:24 WIB
Jakarta - Impian indah tentang pernikahan agaknya tak bisa segera dirasakan Zulfah. Selain harus berurusan dengan polisi, kondisi tersangka pelaku ancaman bom Kedubes Inggris dan Thailand itu kini memburuk. Ia bahkan sempat muntah darah."Tadi pagi ia sempat mutah darah dan sampai sekarang belum siuman," kata Subekti, ayah Zulfah saat ditemui wartawan di RS AL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta, Sabtu (15/1/2005).Subekti sangat prihatin dengan kondisi anaknya tersebut. Dia lantas melarang wartawan menemui anak sulung dari lima bersaudara itu. "Saya minta jangan. Jangan dululah (ditemui). Saudaranya saja tidak saya izinkan. Saya nggak tega melihat kondisinya begitu," kata Subekti.Ayah perempuan lulusan D3 itu membenarkan Zulfah memang berpacaran dengan Agung S, satpam Kedubes Thailand. Bahkan hubungan Zulfah dengan Agung sudah serius. Keduanya merencanakan untuk menikah. "Rencananya mau menikah. Rencananya begitu," katanya.Agung, kata Subekti, telah menjenguk Zulfah tadi pagi. Subekti mengaku tak tahu apa masalah anaknya sehingga nekat melakukan ancaman bom terhadap kedua Kedubes itu. Mengapa Zulfah melarang Agung pulang kampung ke Ngawi, Subekti juga tidak tahu.Zulfah kini terancam hukuman 1 tahun penjara akibat ulahnya yang didasari motif asmara. Polisi menjerat Zulfah dengan pasal 335 ayat 1 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman.
(iy/)











































