Hari ini, Senin (3/11/2014), Presiden Jokowi meluncurkan program 'kartu sakti' ini di lima kantor pos di DKI Jakarta. Launching ini dilanjutkan dengan pilot project di 18 kota antara lain Jembrana, Pandeglang, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara, Cirebon, Kota Bekasi, Kuningan, Kota Semarang, Tegal, Banyuwangi, Kota Surabaya, Kota Balikpapan, Kota Kupang, Mamuju Utara dan Kota Pematang Siantar.
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah pengganti Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang berlaku di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Para pemilik KPS diminta menukarkan kartunya dengan KKS, KIP, KIS, serta sim card di kantor pos.
Kartu Indonesia Pintar (KIP) berbeda dengan Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang selama ini berlaku. KIP lebih luas jangkauannya dan sistem penyalurannya pun berbeda. Sementara itu, Kartu Indonesia Sehat (KIS) akan diberikan kepada mereka yang belum tercakup di Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Bagaimana detail penjelasan untuk setiap kartu yang diluncurkan oleh Jokowi? Berikut penjelasannya.












































