"Kami mencoba menghubungi kantor cabang perusahaan yang memberangkatkannya, tapi belum ada konfirmasi," kata Kepala Bidang Pembinaan Penempatan Latihan dan Produktivitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Cilacap, Sutiknyo, Senin (3/10/2014).
PT Arafah Bintang Perkasa Cabang Cilacap, perusahaan yang tercantum di data BNP2TKI, diperkirakan sebagai perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan Sumarti Ningsih ke Hong Kong.
Berdasarkan penelusuran di akun Facebook, Sumarti berasal dari Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Sedangkan korban pembunuhan bankir lainnya, Jesse Lorena, bukan berasal dari Filipina melainkan asli Sulawesi.
Jenazah Sumarti Ningsih ditemukan terpotong dan ditaruh di dalam koper di balkon lantai 31 apartemen milik seorang bankir asal Inggris, Rurik George Caton Jutting (29), di Distrik Wan Chai, Hong Kong, Sabtu (1/11). Rurik George Caton Jutting yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis itu telah ditangkap oleh kepolisian Hong Kong. Dia mengakui dirinya psikopat dan telah keluar dari bank AS tempatnya bekerja, Merril Lynch.
(try/nrl)











































