Pelaku Ancaman Bom Kedubes Inggris Masih Stress dan Shock

Pelaku Ancaman Bom Kedubes Inggris Masih Stress dan Shock

- detikNews
Sabtu, 15 Jan 2005 12:06 WIB
Jakarta - Zulfah, pelaku pengirim ancaman bom terhadap Kedubes Inggris dan Thailand saat ini masih stress dan shock. Kini dia masih dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (RS) AL Mintoharjo, Benhil Jakarta."Tersangka masih shock dan stress. Dari tadi pagi pukul 05.00 dirawat di RS Mintoharjo," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tjiptono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Sabtu (15/1/2005).Lulusan D3 yang baru akan memulai kerjanya di Standart Cartered Bank, Senin (17/1/2005) itu tentu tak menduga ia harus berurusan dengan polisi akibat keisengannya. Zulfah yang mempunyai pacar, seorang satpam Kedubes Thailand, Kamis (13/1/2005), mengirim pesan lewat layanan pesan pendek (SMS) ke nomor pengaduan penangkapan para buron gembong terorisme. Zulfah melihat nomor itu di poster buronan bom yang ditempel di Kedubes Thailand. Nomor pengaduan itu rupanya menerbitkan ide bagi Zulfah untuk mencegah kepergian pacarnya Agung S yang akan pulang kampung ke Ngawi. Perempuan itu kemudian mengirim pesan lewat Handphone-nya Nokia 3350 dan kartu sim card 0856-91043-515 yang isinya mengancam akan adanya bom. Zulfah menulis, "Saya peringatkan akan ada bom yang akan saya letakkan tepat di Imam Bonjol di Kedubes Inggris dan Thailand. Saya akan ledakkan salah satunya pada hari Jumat siang dan Sabtu pagi. Saya tidak bermain-main dan berhati-hatilah. "Menerima ancaman itu, polisi tak bersikap main-main. Polisi segera melacak pemilik HP yang mengirim SMS itu. Polisi juga memeriksa dua satpam Kedubes Thailand Agung S dan Siswanto. Agung S adalah pacar Zulfah. Akihirnya, Jumat (14/1/2005) pukul 19.30 WIB kemarin malam, Zulfah pun tertangkap. Saat itu dia tengah berada di rumah pacarnya di kawasan Pal Merah, Jakarta Barat. "Kita telah menyita barang bukti berupa HP Nokia 3350 dan kartu sim card 0856-91043-515 milik Zulfah," kata Kombes Pol Tjiptono. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads