Mau Cairkan Bantuan Rp 200 Ribu/Bulan Lewat SIM Card? Ini Langkahnya

Mau Cairkan Bantuan Rp 200 Ribu/Bulan Lewat SIM Card? Ini Langkahnya

- detikNews
Senin, 03 Nov 2014 16:20 WIB
Mau Cairkan Bantuan Rp 200 Ribu/Bulan Lewat SIM Card? Ini Langkahnya
Jakarta - Presiden Joko Widodo meluncurkan bantuan untuk masyarakat kurang mampu lewat sejumlah 'kartu sakti'. Di antara kartu itu bernilai Rp 200 ribu per bulan bagi setiap keluarga yang dicairkan lewat SIM card yang ada di ponsel. Bagaimana caranya?

Kartu sakti yang diluncurkan Jokowi adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta sim card Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera (KSKS).

"Sekarang untuk mencairkan uang tidak lagi terbatas di bank atau ATM," kata Sekretaris Eksekutif Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto di sela acara peluncuran KIS, KIP, KKS di Kantor Pos Jalan Pasar Baru, Jakpus, Senin (3/11/2014). TNP2K adalah lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi kesuksesan program 'kartu sakti' ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nomor telepon di sim card tersebut juga berfungsi ganda sebagai nomor rekening untuk penyaluran Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera (KSKS). Setiap keluarga mendapat dana Rp 200 ribu per bulan yang disalurkan melalui nomor rekening tersebut yang disalurkan berjangka setiap 2 bulan.

Nantinya, warga bisa melihat penyaluran dana tersebut melalui aplikasi *141*6# dari ponsel mereka. Jika warga ingin mengambil dana tersebut secara tunai, mereka bisa datang ke Kantor Pos atau ke beberapa agen yang ditunjuk nantinya seperti minimarket atau sejenisnya.

Berikut adalah langkah-langkah mencairkan bantuan Rp 200 ribu per bulan untuk setiap keluarga dengan menggunakan SIM card HP:

Pencatatan Nama Pemilik Bantuan

Sebelum memanfaatkan KSKS, warga akan menuju loket verifikasi dan menyerahkan berkas-berkas seperti KK, KTP, surat undangan dari Kantor Pos dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Oleh petugas, seluruh data-data tersebut akan dicocokkan dengan data di kartu-kartu yang akan diberikan pada warga.

Setelah itu, warga akan menerima KIS sesuai dengan jumlah keluarga, KIP sesuai dengan anak usia sekolah keluarganya, 1 KKS (sebagai pengganti KPS) dan 1 KSKS.

Peluncuran 'kartu sakti' Jokowi hari ini dilakukan di 5 lokasi di DKI Jakarta. Lokasi-lokasi tersebut yaitu Kantor Pos Pasar Baru, Kantor Pos Fatmawati, Kantor Pos Mampang, Kantor Pos Pemuda, dan Kantor Pos Kebon Bawang.

Pemasangan SIM Card ke Ponsel

Setiap kepala keluarga akan mendapat KKS dan 1 SIM card untuk diaktifkan pada ponsel yang mereka miliki. Nomor telepon di SIM tersebut juga berfungsi ganda sebagai nomor rekening untuk penyaluran Simpanan Keluarga Sejahtera (KKS).

Warga harus mengaktifkan kartu SIM dari KSKS tersebut pada ponsel yang dimilikinya. Kartu SIM itu akan otomatis aktif begitu HP dinyalakan kembali.

Notifikasi dari bank mengenai penyaluran bantuan juga akan mereka terima. Nantinya, warga bisa melihat penyaluran dana tersebut melalui aplikasi *141*6# dari ponsel mereka.

Menerima Notifikasi Pemberian Bantuan

Kartu SIM itu akan aktif begitu HP dinyalakan kembali. Notifikasi dari bank mengenai penyaluran bantuan juga akan mereka terima.

Setiap keluarga akan mendapat Rp 200 ribu/bulan. Dalam peluncuran ini, pemberian bantuan dirangkap hingga bulan Desember sehingga dalam rekening itu terdapat saldo Rp 400 ribu.

Notifikasi tersebut berbunyi: "

Pemberian Uang oleh Pihak Bank

Warga yang ingin mengambil uang bantuan harus mengantre di loket pembayaran. Warga harus membawa HP serta KTP atau KKS sebagai kartu identitas.

Petugas akan bertanya kepada warga pemegang KSKS jumlah bantuan yang akan diambil. Warga bisa mengambil nominal sesuai keinginan.

Petugas bank tersebut akan meminta pemegang KSKS untuk menunjukkan HP-nya agar dapat mengakses OTP (one time password) guna transaksi tersebut. HP dan identitas menjadi hal terpenting yang harus dibawa warga untuk memastikan ia adalah pemilik dana bantuan tersebut.

Di samping itu, si penerima bantuan juga harus menandatangani daftar nama yang berisi jumlah bantuan yang akan diambilnya. Setelah itu, warga akan menerima uang yang diambilnya dan di ponselnya akan keluar notifikasi penarikannya.
Halaman 2 dari 5
(imk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini