Yanti (35), contohnya. Warga Kuningan Timur, Jakarta Selatan, ini mengaku tidak mengerti cara penggunaan dan fungsi-fungsi kartu-kartu tersebut.
"Saya belum tahu cara penggunaan kartu-kartu ini," ujarnya di Kantor Pos Fatmawati, Jl Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (3/11/14).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kartu Keluarga Sejahtera warnanya merah putih, ini penanda bahwa Bapak Ibu berhak dapat bantuan sosial dari pemerintah. Ini berlaku 5 tahun tapi ini tidak berlaku lagi ketika Bapak Ibu sudah kaya," ujar Humas TNP2K Regi Wahono di depan warga yang mengantre. Pemegang KKS akan mendapatkan bantuan dari pemerintah Rp 200 ribu/bulan dan dibayarkan per 4 bulan.
Sedangkan Kartu Indonesia Sehat berwarna hijau putih. Kartu ini digunakan untuk berobat. Setiap anggota keluarga akan mendapatkan kartu ini.
"Mohon dicek apakah semua anggota keluarga sudah mendapatkan. Kartu ini dapat langsung dibawa ke puskesmas atau klinik dan akan dapat pengobatan gratis. Ini fungsinya juga 5 tahun," ujarnya.
Adapun Kartu Indonesia Pintar, Regi menjelaskan, kartu ini untuk mendapatkan bantuan bagi anak atau siswa yang sekolah mulai usia 7-18 tahun.
"Bawa KIP dengan KKS dan Kartu Keluarga. Lalu tunjukkan ke sekolah. Dengan itu Bapak dan Ibu dapat bantuan per semester. Kalau belum dapat (KIP), mohon sampaikan ke pejabat kelurahan bahwa belum dapat," kata Regi.
Selain KKS, KIP dan KIS, warga juga mendapatkan kartu selular yang digunakan untuk aktivasi ketiga kartu tersebut.
(nik/nrl)











































