Aksi digelar di depan kampus Unismuh, jalan Sultan Alauddin, Makassar, Senin (3/11/2014).
Dalam aksinya, mahasiswa Unismuh yang membawa bendera HMI ini dua kali menyandera truk pengangkut kontainer untuk dijadikan mimbar orasi.
Akibat aksi mahasiswa ini, terjadi kemacetan panjang di ruas jalan Sultan Alauddin dari arah Makassar menuju Kab. Gowa. Dalam aksi ini tidak terlihat aparat kepolisian yang melakukan penjagaan di sekitar lokasi unjuk rasa.
Salah satu orator mahasiswa Unismuh, Calluk, menyebutkan kenaikan BBM bersubsidi akan menyengsarakan rakyat kecil, yang nantinya berimbas pada kenaikan harga sembako dan harga-harga kebutuhan lainnya.
"Kenaikan harga BBM akan semakin mempersulit kehidupan rakyat jelata, harga sembako dan ongkos transportasi akan semakin mahal dan tidak terjangkau daya beli masyarakat," ujar Calluk.
(mna/try)











































