"Menteri Luar Negeri juga dianggap sebagai ahli atau pakar untuk humas dan sangat memahami dalam memikirkan orang Eropa," kata Frank di Kantor Kemenlu, Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014).
Menurutnya, hal tersebut didasari oleh rasa saling memahami. Lantaran, selama ini Retno menjabat sebagai Dubes Belanda untuk Indonesia sehingga terbiasa dengan karakter orang Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pemerintah Indonesia sekarang akan menjalankan demokrasi dan pluralisme tetap. Serta dalam pertemuan tersebut, Menlu Jerman juga membicarakan terkait huvungan bilateral Jerman dan Indonesia.
"Membicarakan sektor-sektor yang akan dilanjutkan, kita akan memperdalam dan mencari solusi di sektor yang belum jelas," jelasnya.
"Kita disini tidak hanya sebagai delegasi politik, saya sebutkan kita (Menlu Jerman) didampingi oleh banyak anggota-anggota parlemen Jerman yang menunjukan bahwa kita tidak hanya mau memperdalam hubungan bilateral dalam bidang politik tapi juga di parlemen," pungkasnya.
(tfn/ndr)











































