Ketika M Arsyad diantar pulang ke rumahnya oleh polisi, kedua orangtua Arsyad berada di pasar. Setelah pulang, ibu Arsyad yang bernama Mursida tidak bisa menutupi kegembiraannya dengan tangisan.
Arsyad langsung mencium tangan dan memeluk ibunya. Begitu juga dengan ayahnya, Syafrudin. Mereka lalu berpelukan. Kejadian haru tersebut berlangsung di halaman kediaman Arsyad yang sederhana di Jl H Jum no 30, Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/11/2014). Hujan tangis tak hanya pecah di antara mereka bertiga, tapi juga kerabat-kerabatnya yang menitikkan air mata.
Mursida yang mengenakan baju biru dan kerudung ungu menangis sesenggukan memeluk anaknya yang berusia 24 tahun itu. Demikian juga ayahnya, Syafrudin, yang mengenakan baju warna hitam bercorak perak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Presiden Jokowi telah memaafkan, tapi status Arsyad tetap tersangka dan wajib lapor seminggu dua kali. Bila bukti-bukti mendukung, kasusnya tetap lanjut hingga pengadilan.
(nik/nrl)











































