"Sepertinya sopirnya ngantuk, tiba-tiba mobil itu menerobos arah yang berlawanan dan nyemplung ke sungai ini," kata Ketut Adi, seorang saksi, Minggu (2/11/2014).
Saksi lain, Kadek Agus, menuturkan mobil itu datang dari arah utara, dari Abiansemal, tepatnya. Sebelum kejadian, ada seorang penyeberang jalan yang melintas. Kemungkinan besar, sopir terlalu dalam membanting setir sehingga mobilnya nyemplung. "Kemungkinan terlalu membanting steir akhirnya mobilnya nyelonong dan nyemplung. Untungnya, kondisi jalan saat itu sepi," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu, tidak tahu," ucap Made Arya saat ditanya bagaimana peristiwa itu bisa terjadi.
"Saya tidak tahu," sahut Made Andita yang nampak linglung karena kejadian itu.
Mobil tersebut ampak ringsek di bagian depan. Polisi mengatur lalu lintas yang kemudian menjadi macet. Made Arya dan Made Andita kemudian dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan. Kurang dari setengah jam, mobil derek pun tiba mengangkut mobil penyok itu ke Mapolresta Denpasar. Untungnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Pengemudi dan rekannya hanya mengalami luka ringan di bagian tangan, kaki dan kepala.
(nrl/nrl)











































