Cerita Warga yang Dapat Sertifikat Tanah dengan Mudah

- detikNews
Minggu, 02 Nov 2014 17:18 WIB
Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang menyerahkan sebanyak 328.189 sertifikat milik warga di kawasan Jabodatek yang merupakan sisa legalisasi aset program strategis. Berikut beberapa cerita warga mengenai proses pembuatan sertifikat.

Wati Baransoen (60) yang merupakan warga Jakarta Selatan menceritakan bahwa proses pembuatan sertifikat untuk tanah miliknya selama 8 bulan. Dia tidak menemui kesulitan yang berarti.

"Ini kan sertifikat tanah hak adat. Pembuatannya tidak ada biaya dan dimudahkan," ujar Wati setelah acara penyerahan di Kantor BPN Jakbar, Kembangan, Minggu (2/11/2014). Acara ini dihadiri oleh Menteri Ferry Mursyidan Baldan.

Wati juga mengatakan, dalam proses pembuatan juga tidak diminta pungutan liar. Pihak BPN sangatlah kooperatif kepada pemohon.

"Sertifikat nggak ada pungli. Biasanya IMB yang ada tapi dari personal aja. Untuk pembuatan lancar-lancar aja, soal kekurangan surat langsung diberitahu," terangnya.

Siti Sutinah juga berkata sama. Dia hanya membutuhkan waktu 3 bulan untuk pembuatan sertifikat tanahnya di Cengkareng Barat.

"Prosesnya lebih mudah dan nggak ada pungli," kata Siti.

Kemudahan dan kecepatan proses pembuatan sertifikat tanah memang menjadi perhatian utama Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Hal ini sesuai petunjuk Jokowi-JK yang menginginkan segala persoalan tanah cepat terselesaikan.

"Karena ini tanggung jawab kelembagaan kita," ujar Menteri Ferry.

(spt/nrl)