"Jelas kami tidak setuju! Untuk apa lagi gedung baru? Selama kita bisa memanfaatkan yang ada kan tidak perlu yang baru," ujar Effendi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014).
Effendi mengaku pihaknya sama sekali belum pernah diajak bicara mengenai rencana pembangunan gedung. Sebelumnya Roem Kono pun mengklarifikasi bahwa gagasan itu baru pernyataan pribadi darinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah pembangunan gedung baru merupakan rencana bagi-bagi proyek?
"Saya tidak mau berspekulasi dan berkomentar soal itu," pungkas dia.
Rencana pembangunan gedung baru DPR pernah muncul pada tahun 2010 silam. Biaya yang dibutuhkan fantastis yaitu senilai Rp 1,8 triliun atau Rp 10,9 juta per meter perseginya. Tak tanggung-tanggung, berbagai macam fasilitas pun disediakan untuk anggota dewan di Senayan tersebut, mulai dari kolam renang hingga spa. Rencana ini menimbulkan gelombang penolakan dari masyarakat sehingga dibatalkan.
(bpn/nik)











































