Presiden Jokowi Harus Idealis dalam Memilih Calon Jaksa Agung

Presiden Jokowi Harus Idealis dalam Memilih Calon Jaksa Agung

- detikNews
Sabtu, 01 Nov 2014 17:14 WIB
Presiden Jokowi Harus Idealis dalam Memilih Calon Jaksa Agung
Jokowi (Grandyos/ detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo masih belum mengumumkan calon Jaksa Agung untuk masa pemerintahannya. Sejauh ini setidaknya ada dua nama yang disebut-sebut akan isi mengisi posisi itu yakni Kepala PPATK M Yusuf dan politikus NasDem Prasetyo.

M Yusuf dikenal sebagai figur yang tegas, tak segan-segan menegur bawahan yang melakukan kesalahan, serta merintis karir di kejaksaan. Sementara Prasetyo pernah menjadi Jampidsus dan disebut oleh Ketua Fraksi NasDem Victor Laiskodat sebagai figur yang sederhana.

Pakar komunikasi politik Hendri Satrio berharap Presiden Jokowi bisa mempertahankan idealismenya. Jangan sampai Presiden mendapat tekanan dari partai pengusung atau pun pihak lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini Presiden Jokowi dihadapkan oleh tiga kepentingan. Pertama adalah idealisme Presiden Jokowi, kedua kepentingan para partai pengusung, dan ketiga kepentingan rakyat. Itu semua harus diakomodasi," ujar Hendri saat berbincang di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014).

Ketika ada kepentingan yang harus dikorbankan, maka kepentingan partai politik-lah yang harus disingkirkan. Presiden Jokowi harus bersikap idealis dan pertahankan kepentingan masyarakat.

"Kalau Presiden Jokowi mengikuti titipan partai politik dalam memilih Jaksa Agung, maka itu adalah awal komunikasi politik yang buruk bagi masyarakat," imbuh Hendri.

(bpn/gah)


Berita Terkait