Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengesahkan Muktamar VIII PPP di Surabaya. Menurut Ketua PPP versi Muktamar VIII di Surabaya, Romahurmuziy (Romi), keputusan Menkum HAM sudah sesuai ketentuan undang-undang dan pendaftaran hasil Muktamar VIII di Surabaya tidak mencuri start dari Muktamar kubu SDA.
"Tidak curi start. Menkum HAM sudah sesuai ketentuan pasal 23 ayat 3 UU nomor 2 tahun 2008. Parpol hanya memiliki 7 hari sejak persyaratan itu diserahterimakan untuk menerbitkan keputusan kepengurusan yang sah," kata Romi di kantor PBNU, jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014).
Sehingga menurut Romi, pihaknya hanya memiliki waktu yang sangat singkat untuk menyerahkan susunan kepengurusan DPP PPP Muktamar VIII di Surabaya. Usai Muktamar pada, Jumat (17/10/2014), kubu Romi langsung menyerahkan hasil Muktamar ke Kemenkumham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tindakan menteri sudah merupakan bentuk kepatuhan kepada Undang-Undang," ucap Romi.
(tfn/gah)











































