Saat Camat Belajar Menembak dengan Senapan Serbu SS2, Menyenangkan!

Saat Camat Belajar Menembak dengan Senapan Serbu SS2, Menyenangkan!

- detikNews
Sabtu, 01 Nov 2014 13:59 WIB
Saat Camat Belajar Menembak dengan Senapan Serbu SS2, Menyenangkan!
Camat belajar menembak (Elza/ detikcom)
Jakarta - Para Camat dari Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat, hadir dalam acara opening program Yonif 201/Jaya Yudha open to public. Selain diajak keliling dengan Panser Anoa, camat-camat yang wilayahnya berdampingan ini juga diajak berlatih menembak oleh para prajurit.

Pantauan di markas Yonif 201/Jaya Yudha, Jl Raya Bogor KM 28, Pasar Rebo, Jaktim, sebanyak 21 Camat tampak antusias berkeliling dengan Panser Anoa. Panser Anoa merupakan kendaraan tempur yang diproduksi oleh PT Pindad.

Para Camat ini tampak asyik melihat-lihat berbagai jenis Anoa sambil berselfie ria. Saat ikut latihan tembak, semua Camat pun dengan senang ikut berpartisipasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat menyenangkan, menarik sekali. Perlu juga kita itu dekat dengan tentara. Kita jadi tahu gimana sulitnya nembak. Kita nembak targetnya diam aja sulit, apalagi saat perang yang targetnya bergerak. Ternyata jadi prajurit nggak mudah," ungkap Camat Sukmajaya, Depok, Aris Pujoko di lokasi.

Aris mengaku merasa deg-degan saat menembak dengan senjata laras panjang jenis SS2-V2 karena suaranya yang tetap terdengar sangat kencang meski sudah mengenakan penutup telinga. Senada dengan Aris, Camat Pasar Rebo Wahyu mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Ia sangat bangga bisa merasakan langsung alutsista dan senjata buatan dalam negeri.

"Ini pengalaman menembak pertama saya. Bagus karena kita jadi bisa melihat langsung hasil produksi Indonesia ternyata bagus dan nyaman. Senjatanya juga buatan dalam negeri, nggak kalah dengan buatan luar," ucap Wahyu di lokasi yang sama.

Ia pun mengapresiasi program batalyon ini yang mulai minggu depan, masyarakat diizinkan datang dan menaiki Panser Anoa. Wahyu mengaku akan segera sosialisasikan program ini ke masyarakat di lingkungannya, termasuk sekolah-sekolah.

"Selama ini orang mau masuk sini takut, lihat tentara takut tapi sekarang masyarakat bisa menikmati hasil buatan bangsa. Pengenalan seperti ini ke warga, ke anak-anak sekolah saya sangat setuju. Supaya anak-anak kita tahu produk hebat buatan dalam negeri. Mereka jadi bisa belajar disiplin dan menguatkan bela negara. Supaya mereka tahu dari kecil tentara itu tegas tapi tidak menakutkan," Wahyu menjelaskan.

Pernyataan serupa juga datang dari Wakil Camat Jatinegara Manson. "Sangat bagus sekali, ini akan langsung kita tindak lanjuti, sosialisasikan ke warga. Kita informasikan agar kesan dan pendapat mereka bisa berubah, selama ini kan kesannya ada jarak, tapi melalui ini ada kemanunggalan antara tentara dengan masyarakat," tukas Manson.

(ear/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini