Pantauan di IGD Rumah Sakit, Jl Raden Saleh, Jakpus, Nursadi dibawa oleh pegawai Badan Perpustakaan Arsip Daerah (BPAD) sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (31/10/2014). Meski begitu, kondisi Nursadi tidak mengalami cidera yang parah.
"Tadi pas lagi evakuasi, katrol yang angkat beton slip, kabel sling katrolnya putus. Kejadiannya cepat banget," ujar Nursadi usai diperiksa oleh pihak medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga nggak tahu kena beton atau nggak. Tahu-tahu saya udah jatuh bertiga-tigaan sama temen saya. Yang paling parah teman saya yang Damkar itu, betonnya kena wajah dan badan. Kayaknya harus dioperasi," jelas Nursadi.
"Betonnya pas mengayun karena slip jadi kena temen saya. Bertiga saya dan teman jatuh," tambahnya.
Kondisi Nursadi terlihat lemas, namun masih bisa berkomunikasi dengan baik. Petugas Tagana DKI Jakarta itu saat ini masih menunggu hasil rontgen. Jika hasilnya normal, ia pun diperbolehkan pulang.
(ear/kha)











































