Ketua BURT Kembali Wacanakan Pembangunan Gedung DPR Baru

Ketua BURT Kembali Wacanakan Pembangunan Gedung DPR Baru

- detikNews
Jumat, 31 Okt 2014 16:17 WIB
Ketua BURT Kembali Wacanakan Pembangunan Gedung DPR Baru
Jakarta - Politikus Golkar Roem Kono langsung bekerja usai dilantik jadi Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR. Tak main-main, Roem kembali membuka kemungkinan pembangunan gedung baru DPR yang telah beberapa kali ditolak rakyat. Loh?

Roem berkunjung ke press room DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/10/2014) sekitar pukul 15.30 WIB. Dia bicara soal ruangan di Gedung DPR yang dinilainya sudah tak layak.

"Penambahan ruangan penting, bukan hanya untuk fasilitas anggota," kata Wasekjen Golkar ini kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meja dan Kursi tahun 80-an masih dipakai. Kalau ada tamu dari luar negeri kan melihat kita," sambungnya.

Roem menilai ruang kantor anggota DPR terlalu sempit. Dia menilai perlu perluasan.

"Fasilitas, luasnya perlu ditambah, mereka kan bawa tenaga ahli, relawan yang datang. Masa mereka berjejer di lorong-lorong. Yang ada sekarang tiap anggota 4x7 meter persegi. Idealnya 160 meter persegi persatu orang," ujarnya.

"Kita ini dalam upaya membangun citra DPR," sambungnya.

Dia juga menyoroti soal toilet di DPR. "Masa 1 toilet dipakai sampai 8-9 orang," ulasnya.

Roem lalu beranjak meninggalkan press room menuju lantai dua Gedung Nusantara III DPR, ke ruangan pegawai bagian pemberitaan. "Museum dan perpustakaan juga harus kita perbaiki, memperbaiki citra DPR. Dihuni 560 orang loh. Masa kalah sama BPK, yang anggotanya cuma 9 orang luas bangunannya separuhnya gedung ini. Mereka kan nggak banyak tamu," ujarnya.

Roem menilai anggota DPR tak betah di kantornya karena ruangan terlalu sempit. Kapasitas gedung DPR dinilai tak memenuhi standar kerja anggota dewan.

"Anggota DPR nggak betah di ruangannya, sempit. Di dalam situ ada tenaga ahli, relawan, sekretaris, apalagi kalau cantik-cantik," ujarnya.

"Jadi Anda berencana membangun gedung baru?" tanya wartawan.

"Menambah ruangan kan harus membangun, masa cuma patok-patok saja hehe," jawab orang dekat Priyo Budi Santoso ini tanpa menjelaskan maksudnya.

(sip/trq)


Berita Terkait