Jakarta - Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kerap menyebut-nyebut nama Sarwo Handayani sebagai kandidat potensial untuk wakilnya kelak setelah dia jadi gubernur definitif. Tetapi siang tadi Ahok justru melantik Ahok menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
Ternyata pelantikan itu menjadi strategi Ahok untuk bisa menjadikan Yani jadi wakilnya. “Jadi kalau beliau tidak diangkat jadi wagub pun saya bisa punya wagub versi saya sendiri kan,” kata Ahok di Balai Kota, Jumat (31/10/2014).
Dia berpikir, jika nanti tafsiran UU yang digunakan dalam pemilihan wagub dari usulan partai, dia tetap tidak ingin melepas Yani. Menurutnya dia adalah salah satu PNS yang terbaik di DKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya wanita berusia 60 tahun itu akan pensiun per 1 November besok sebagai Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. “Saya berpikir kalau saya harus memilih wagub dari usulan partai pun, saya butuh bu Yani untuk bantu saya kerja. Pos yang bisa bantu saya secara resmi itu di TGUPP. Itu alasannya,” ujarnya.
“Kan saya tinggal kasih wewenang saja. Misalnya dalam rapim soal ini diurus oleh TGUPP ya,” pungkasnya.
(ros/fjr)