Pantauan detikcom, Jumat (31/10/2014), kerusakan jalan terjadi memanjang dari Jalan Kalibata Tengah V hingga Jalan Kalibata Tengah VI. Namun yang parah ada di Jalan Kalibata Tengah VI.
Jalan berlubang-lubang itu menjadi tempat air menggenang. Di sisinya, tampak selokan yang ditutup papan-papan beton cetak, ada yang diangkat penutupnya sehingga tampak permukaan selokan yang menggenang, tidak mengalir. Air selokan itu hitam, tingginya rata dengan permukaan. Di beberapa titik air selokannya merembes ke jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ketua RW 06 Kompleks POMAD Suharjo, kondisi ini sudah berlangsung setahun.
"Kondisi ini sudah sekitar setahun. Waktu itu Ahok sempat datang sekali, 4 bulan lalu. Kalau problem ini warga sempat mengadu ke Dinas PU bagian urusan jalan dan saluran air. Ahok sudah datang, PU urusan jalan sudah datang bahkan sampai 4 kali survei," ujar Suharjo.
Menurut informasi yang diterimanya dari Dinas PU, sekarang Dinas PU masih mencari kontraktor untuk membetulkan saluran air. Bila saluran air sudah benar, maka Dinas PU akan mengaspal jalan kembali.
"Rencananya, akan dibuat got yang airnya dialirkan ke Kalibaru, di samping TMP Kalibata. Dan akan diberlakukan juga pintu air untuk buka tutup. Pintu air akan terletak di samping Kalibaru dan mengarah Jalan Kalibata Tengah," tutur Suharjo.
Suharjo meminta Pemprov DKI bisa membetulkan saluran air dan jalan sebelum musim hujan. Bila tidak, maka saluran yang mampet akan meluber, tak bisa menampung air, sehingga airnya bisa membanjiri jalan-jalan sekitarnya, utamanya yang terletak lebih rendah dari jalan.
Dirinya yakin Pemprov DKI akan bergerak cepat. Apalagi, jalur itu juga setiap harinya dilewati Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel.
"Kebetulan Pak Rachmat Gobel rumahnya juga di dekat situ. Dan beliau juga tiap hari lewat," tutur Suharjo yang mengatakan rumah Rachmat Gobel sekitar 500 meter dari jalan rusak itu.
Sedangkan Hendri, warga yang rumahnya persis di depan jalan rusak itu berharap Ahok mau mendengar. "Saya berharap, mudah-mudahan beliau (Ahok) mau mendengar aspirasi rakyatnya. Rusaknya 4-8 bulan lalu," tuturnya.
Jalan rusak itu juga tepat di depan perumahan Cluster Olive. Menurut satpam Cluster Olive, Gunawan, sudah ada beberapa pengendara motor yang jatuh.
"Beberapa pengendara motor sudah sempat terpeleset tapi untungnya tidak ada korban jiwa," jelas Gunawan.
(nwk/try)











































