"Isinya sebagian besar sama seperti pertanyaan teman-teman, tentang kurikulum dan juga UN," kata Anies ketika bertemu dengan awak media di ruang media center Kemendikbud, Jl Sudirman, Kamis (30/10/2014).
Anies pun kemudian membacakan beberapa sms yang masuk ke ponselnya. Ada yang meminta Anies mengaudit dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), ada yang menanyakan soal UN, bahkan ada pula yang menanyakan nomor telepon Chairul Tanjung, mantan Menko Perekonomian di akhir masa pemerintahan SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada pula beberapa hal yang sepertinya sepele tetapi bagi Anies itu merupakan aduan-aduan yang konkrit serta perlu ditindaklanjuti. Salah satunya seperti sms dari seorang nenek yang bertanya mengenai kapan dan di mana bisa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar.
"Buat cucu saya, gitu. Terus ini konkrit satu lagi , tolong kurikulum juga diperhatikan, anak saya bawa buku sampai berkilo-kilo. Setiap hari dia bawa tas ransel 5 kg dan tas jinjing 6 kg, mohon perhatiannya," ucap Anies.
(dha/fjp)











































