Sebelumnya, proses lelang jabatan tersebut sukses dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng dan Pemprov DKI Jakarta.
Humas Pemkot Makassar, Tenri A Palalo, kepada detikcom, Kamis (30/10/2014), menyebutkan proses lelang jabatan camat dan lurah ini melibatkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar dan lembaga survei Celebes Research Center (CRC) bekerjasama dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Makassar sebagai tim seleksi untuk menguji aspek loyalitas, dedikasi, kredibilitas, komitmen dan kemampuan manajerial para calon camat dan lurah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tenri menambahkan, dalam proses lelang jabatan yang dimulai awal September hingga November 2014 ini, sebanyak 109 calon camat dan 352 calon lurah, yang mendaftar secara online, dari Makassar dan daerah-daerah lainnya.
Saat ini, hasil seleksi lelang jabatan sudah dikantongi Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh, setelah pihak LAN Makassar menyerahkan hasil ujian tulis yang dilaksanakan pada 8-10 Oktober lalu. Hasil ujian tersebut akan merekomendasikan tiga nama sesuai peringkat hasil tesnya untuk setiap jabatan yang nantinya satu orang akan ditetapkan oleh Walikota Makassar untuk menempati jabatannya di 14 kecamatan dan 143 kelurahan di jajaran Pemkot Makassar.
"Kami berharap para camat dan lurah yang terpilih akan profesional menjalankan tugasnya mengabdi untuk masyarakat," tandas Tenri.
Akankah proses ini mampu menghasilkan camat dan lurah terbaik yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat?
(mna/try)











































