"Kita sidang paripurna pakai ruangan sidang juga. Memang mereka saja yang bisa pakai?" kata Wakil Ketua DPR tandingan, Patrice Rio Capella saat dihubungi detikcom, Kamis (30/10/2014).
Rio mengungkapkan bahwa sidang paripurna akan mengundang para anggota dewan. Tidak masalah apabila yang datang hanya anggota dari Koalisi Indonesia Hebat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan membentuk pimpinan DPR tandingan ini merupakan puncak dari ketidakpuasan akan kepemimpinan Setya Novanto cs. Para pimpinan dari Koalisi Merah Putih itu dianggap tidak bisa memfasilitasi musyawarah di antara para anggota.
"Saya berkali-kali sampaikan ke KMP agar pimpinannya bertemu berkomunikasi. Bukan masalah jumlah jabatan tapi duduk bersama. Mereka ambil semua tidak masalah tapi ada caranya," ujar Rio.
Koalisi Merah Putih menyapu bersih posisi pimpinan komisi di DPR pada pemilihan yang berlangsung Rabu (29/10). Koalisi Indonesia Hebat kemudian membentuk pimpinan DPR tandingan yang terdiri dari Pramono Anung (PDIP) sebagai Ketua DPR serta Patrice Rio Capella (NasDem), Ida Fauziyah (PKB), Dossy Iskandar (Hanura), dan Syaifullah Tamliha (PPP) sebagai wakil ketua.
(imk/trq)











































