"Kalau ruang kompromi tak dibuka ya jadi lah begini. Ketika ruang otorotarian ini tak dibuka maka muncul mosi tak percaya," kata Ketua MPP PPP Suharso Monoarfa saat dihubungi, Rabu (29/10/2014).
Menurutnya, membuat pimpinan DPR tandingan dan merancang rencana membuat pemilihan alat kelengkapan dewan akan mereka jalankan selama tak ada ruang komunikasi dengan KMP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ruang komunikasi tersebut belum terbuka, maka ia tak masalah disebut adu kuat dengan KMP di DPR. Ia mengklaim keputusan itu dibuat karena tak diberi ruang yang cukup oleh KMP saat pemilihan pimpinan DPR.
"Kita ini akibat ketika ruang kompromi ditutup. Kami nyaman sidang dengan fraksi kami kalau mereka sidang ya silahkan saja," pungkasnya
(bil/bal)










































