"Tidak ada program 100 hari. Kita ini diangkat untuk 5 tahun. Saya takutnya begitu diangkat tiba-tiba kita menjadi intensif di 100 hari, hari ke 101 kita istirahat," ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan kepada wartawan di kantornya Badan Pertanahan Nasional, Jl Sisingamangaraja, Jaksel, Rabu (29/10/2014).
Menurutnya, tanpa program 100 hari dalam kememteriannya dapat membuat semua pihak fokus untuk terus bekerja, bekerja dan bekerja. Selain itu untuk menghilangkan ego sektoral antar semua kementerian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghindari ego sektoral, salah satu cara yang dilakukan dalam kementerian kabinet kerja ini adalah dengan melakukan kordinasi, tak hanya antara satu kementerian koordinator, namun dimungkinkan juga dengan lintas Kementerian.
"Kita dimungkinkan berkoordinasi tidak hanya dalam satu garis kemenko-an, tetapi juga melalui lintas kementerian juga bisa, itu yang menurut saya sudah mulai pada rapat gabungan antara Menko Ekonomi dan Kemaritiman," sambungnya.
"Jadi kita memulai dengan cara merubah mindset kita dalam mengelola negara ini," pungkas Ferry.
(rni/ahy)










































