"โItu dokumen confidential, hanya untuk presiden dan tidak akan dibuka selain untuk presiden," kata Jubir KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2014).
Johan menegaskan, yang berhak membuka data itu adalah Presiden Jokowi. Meski komisi III mendesak agar KPK membuka rekam jejak para menteri, hal itu tak akan dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Benny K Harman selaku Wakil Ketua Komisi III mengaku akan segera memanggil KPK. Benny mengaku ingin mengetahui isi rekomendasi KPK kepada presiden soal rekam jejak para menteri.
"Kami akan minta KPK membuka nama-nama yang ditandai merah atau kuning sehingga semuanya jelas. Kalau tidak mau ya kita tanya ke Presiden secara resmi," ucap Benny di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusatโ.
(kha/ahy)










































