Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana blusukan ke tempat pengungsian Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Hasilnya, masalah relokasi pengungsian langsung terselesaikan.
Saat di Rumah Dinas Bupati Karo, Jokowi mendapat laporan masalah relokasi pengungsian ternyata masih banyak masalah dalam perizinan. Begitu juga tidak adanya jalur aspal untuk masuk ke area tersebut.
Saat itu juga Jokowi langsung menghubungi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Siti diberi waktu dua hari untuk mengurus masalah perizinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah juga sedang menghitung-hitung anggaran yang diperlukan untuk membangun rumah baru bagi para pengungsi. Termasuk merenovasi rumah warga yang rusak.
Jokowi enggan memusingkan status yang pantas diterapkan bagi bencana Gunung Sinabung ini. Yang terpenting, lanjut Jokowi, adalah membangun kembali kehidupan warga.
Dalam blusukannya kali ini, Jokowi memang terkesan mencoba menghindar acara seremonial. Sebuah ruangan yang disiapkan, termasuk peta daerah, serta peralatan presentasi lainnya, tidak digubris sama sekali oleh Jokowi.
Saat di Kabanjahe, Jokowi ternyata sempat mengadakan rapat dadakan. Dia menanyakan masalah apa saja yang dihadapi pemerintah daerah dalam menangani pengungsian.
Belakangan diketahui ternyata persoalan izin lahan untuk relokasi. Saat itu juga Jokowi langsung menelpon Menteri Siti dan memberi target. Usai rapat, Jokowi pun mulai blusukan ke empat titik berbeda.
(mok/ahy)











































