Menlu Retno: Semua Ego Sektoral Harus Dihilangkan untuk Perlindungan WNI

Menlu Retno: Semua Ego Sektoral Harus Dihilangkan untuk Perlindungan WNI

- detikNews
Rabu, 29 Okt 2014 18:00 WIB
Menlu Retno: Semua Ego Sektoral Harus Dihilangkan untuk Perlindungan WNI
Jakarta - Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) menjadi salah satu hal yang jadi perhatian Kementerian Luar Negeri. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meminta semua ego sektoral dihilangkan untuk perlindungan WNI.

"Ada kewajiban konstitusi Indonesia untuk melindungi segenap bangsa, dalam konteks itu pelayanan dan perlindungan WNI akan ditingkatkan. Ini adalah komitmen dan prioritas politik luar negeri Indonesia untuk melayani dan melindungi seluruh WNI di luar negeri dengan cara pencegahan, deteksi dini dan perlindungan secara cepat dan tepat," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam jumpa pers di kantor Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014).

Retno mengatakan, akan meneruskan kebijakan moratorium TKI serta melanjutkan kerjasama bilateral dan regional untuk penempatan TKI. "Kemenlu tidak dapat bekerja sendiri, kami memerlukan kerjasama yang erat dengan semua stakeholders kementerian yang terkait masalah ini. Semua ego sektoral harus ditanggalkan sehingga sinergi kerjasama ditingkatkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Retno menilai perlindungan WNI yang selama ini dilakukan Kemenlu sudah baik. Namun menurutnya harus ditingkatkan lagi. "Saya kira cukup bagus meski kita belum puas. Harus ada upaya lebih bagus lagi. Direktorat Konsuler Hukum dan Perlindungan, juga teman-teman sudah bekerja seoptimal mungkin," katanya.

Retno mencontohkan, saat jatuhnya pesawat MH-17 Kemenlu lansung melakukan pemantauan. Tim bekerja keras untuk melakukan pemantauan peristiwa itu.

"Sebanyak 38 jam kita tidak tidur. 1 Jam setelah kecelakaan dubes sampai di sea port terus kita kawal ini setiap hari kita melakukan video conference, Jakarta-Kiev-Kuala Lumpur. Sehingga penanganan bisa dilakukan dengan baik porsi masing. Kita dekati keluarga secara hati-hati. Kita lakukan terbaik," katanya.

(nal/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads