3 Aksi Seru Menteri Jokowi Saat Blusukan ke Lapangan

3 Aksi Seru Menteri Jokowi Saat Blusukan ke Lapangan

- detikNews
Rabu, 29 Okt 2014 17:45 WIB
3 Aksi Seru Menteri Jokowi Saat Blusukan ke Lapangan
Jakarta - Semangat Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan menjadi panutan bagi menteri-menteri Kabinet Kerja. Para pembantu Jokowi ini kerja cepat turun ke lapangan.

Menteri Sosial Khofifah melakukan kunjungan perdana dengan ikut serta bersama Jokowi terbang mengunjungi pengungsi letusan Gunung Sinabung di Karo, Medan, Sumatera Utara. Khofifah menjadi satu-satunya menteri yang diajak Jokowi blusukan.

Blusukan ke lapangan juga dilakoni Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia ingin melihat langsung bangunan-bangunan yang sedang direvitalisasi di Kota Tua. Menpar akan memasang Wi-Fi di sana dan menargetkan revitalisasi Kota Tua selesai tahun 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Khififah dan Arief Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) M Basuki Hadimuljono tidak kalah gesitnya. Basuki langsung memantau proyek jalan tol Trans Jawa ruas Cikampek-Palimanan. Jalanan berdebu dan berlumpur dilaluinya. Ia menargetkan proyek ini selesai tahun 2015 mendatang.


Berikut 3 blusukan menteri Jokowi:

1. Khofifah Terbang ke Sinabung

Presiden Joko Widodo tak membawa banyak menteri saat melakukan kunjungan kerja menyambangi pengungsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Hanya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saja yang ikut dalam rombongan.

Pantauan detikcom, Rabu (29/10/2014), hanya ada lima pejabat VVIP yang ikut dalam pesawat kepresidenan. Mereka adalah Jokowi, Ibu Negara Iriana, satu anggota DPR, satu anggota DPD, dan Khofifah.

Semua kompak berkemeja putih. Tak lupa, lengan baju para pejabat itu juga tergulung, sebuah simbol yang selama ini disebut Jokowi ciri khas para pekerja.

Selain lima pejabat utama, tak banyak staf yang ikut dalam rombongan. Terlihat di pesawat, ada beberapa bangku kosong. Ajudan yang dibawa Jokowi kali ini adalah dari Polri Kombes Listyo Sigit dan satu orang ajudan Polri wanita untuk Iriana. Satu catatan lagi, ini adalah kali pertama rombongan wartawan bisa 'masuk' bersama rombongan di pesawat kepresidenan. Sebelumnya, wartawan diterbangkan terpisah.

Ini adalah pemandangan yang cukup berbeda bila dibandingkan dengan beberapa presiden sebelumnya. Biasanya, ada menteri yang rajin menempel presiden seperti mensesneg, seskab atau menko, selain menteri-menteri terkait yang berhubungan dengan tugas kenegaraan di lokasi tersebut.

Ini adalah kunjungan kedua Jokowi ke Sinabung. Dia menjenguk pengungsi Sinabung pertama kali saat mengikuti kampenye Pilpres sekitar 5 bulan lalu. Dalam kunjungan kali ini, Jokowi membawa sumbangan bagi pengungsi dalam bentuk kartu elektronik yang bisa diuangkan ke perbankan.

2. Arief Yahya Kunjungi Kota Tua

Sempat molor 3 jam dari jadwal, Menteri Pariwisata Arief Yahya akhirnya datang ke Kota Tua, Jakarta. Dia blusukan ke bangunan-bangunan yang sedang direvitalisasi di Kota Tua.

Menpar tiba di Kota Tua, Rabu (29/10/2014) pukul 12.00 WIB. Agenda kunjungan ini mundur dari rencana semula pukul 09.00 WIB.

Tengah hari, Arief muncul di kawasan Kota Tua dengan memakai baju polo golf hitam bergaris hijau dan bercelana jeans. Arief tampak didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta Arie Budhiman.

Ketua Board of Executives Jakarta Old Town Revitalization Corp (JOTRC) Lin Che Wei juga ikut mendampingi Arief. Tempat pertama yang dikunjungi adalah gedung Kantor Pos Indonesia.

Di sini, ia bertemu dengan stakeholder terkait terlebih dahulu. Hingga pukul 12.40 WIB, kunjungan masih terus berlangsung.

Menjadi kawasan bersejarah dan unik tidak lantas menjadikan Kota Tua Jakarta terkenal di mata wisatawan asing. Nyatanya, Kota Tua masih kalah eksis dibanding Tanah Abang, destinasi wisata belanja di ibukota. Memang kawasan Kota Tua hampir tak pernah sepi pengunjung. Tapi sayangnya, promosi untuk daerah wisata yang satu ini belum sampai tahap maksimal.

"Kenyataannya Kota Tua belum go public. Masih kalah dengan Tanah Abang," kata Arief.

Menurut Arief, harus ada satu hal yang paling mewakili Kota Tua. Misalnya, kalau menyebutkan Kota Tua, wisatawan ingat dengan hal apa. Atau, kuliner apa yang sangat mewakili kawasan ini.

Hal ini, menurut Arief, harus didiskusikan bersama. Karena, semua harus satu visi dan misi. Setelah mengetahui apa visinya baru bisa bersama-sama mempromosikannya ke dunia.

"Semua harus satu visi. Kalau tidak terfokus, tidak akan jadi, apapun itu," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Kota Tua, Arief didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DKI Jakarta Arie Budhiman dan Ketua Board of Executives Jakarta Old Town Revitalization Corp (JOTRC) Lin Che Wei.

Lin Che Wei sempat menjelaskan soal Kota Tua. Arief pun melihat-lihat instalasi seni di Gedung Kantor Pos. Arief pun meninggalkan Kota Tua sekitar pukul 14.00 WIB.

3. Basuki Cek Tol Cikampek-Palimanan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) M Basuki Hadimuljono memantau langsung pekerjaan proyek jalan tol Trans Jawa ruas Cikampek-Palimanan. Ini adalah aksi blusukan perdana sang menteri.

Setelah resmi dilantik pada 27 Oktober 2014 lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Basuki Hadimuljono langsung bekerja cepat menjalankan tugasnya.

Kali ini, Basuki turun langsung 'blusukan' guna memantau perkembangan proyek jalan tol ruas Cikampek-Palimanan sepanjang 116,75 km, Rabu (29/10/2014). Basuki tidak menggunakan mobil menteri melainkan menggunakan kendaraan dinas yang digunakannya semasa menjabat sebagai Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian PU di Periode yang lalu. Mobil tersebut adalah Toyota Fortuner berpelat B 1415 RFS dengan kelir hitam.

Ruas jalan tol yang ditargetkan rampung pada kuartal II 2015 ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang Menghubungkan Cikampek hingga Surabaya dengan panjang 705 km dan terbagi ke dalam 9 seksi. Hingga September 2014 ini, pembangunan fisik ruas jalan tol ini sudah 40% sementara pembebasan lahannya sudah 100%.

Sejak dibangun pada 2011 lalu, tol Cikampek-Palimanan ini memang molor penyelesaiannya lantaran terhambat pembebasan lahan. Biaya untuk pembangunan tol ini mencapai Rp 12 triliun.

Bersama Basuki, detikFinance ikut mengunjungi lokasi jalan tol yang terdiri dari 6 paket pengerjaan dari Cikampek hingga Palimanan yang panjangnya mencapai 116,75 km.

Cuaca yang berubah-ubah dan kondisi rute yang sebagian besar masih berupa tanah membuat perjalanan menjadi cukup menantang. Jalanan becek berganti debu yang tadi dilalui pun tak menghalainya untuk melanjutkan blusukan. Alhasil, celana dan sepatu sarjana teknik geologi Universitas Gadjah Mada ini kotor. "Nggak apa-apa (kotor), namanya juga ngecek. Kalau nggak ngecek sendiri mana tahu kualitasnya sesuai yang dilaporkan atau nggak," tegasnya. Basuki terlihat bersemangat. Dia pun mengajak rombongan melanjutkan perjalanan.

Basuki Hadimuljono mengatakan proyek Tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km rampung Juni 2015.

Salah satu yang menjadi perhatian Basuki adalah jembatan terpanjang pada ruas jalan tol ini yang melintasi sungai Cipunegara dengan panjang 330 meter. "Ini jembatan terpanjang di jalan tol ini. Saya lihat sangat bagus pengerjaannya," ujar dia di lokasi jembatan, Rabu (29/10/2014).
Basuki menyebut, akhir tahun ini jembatan terpanjang tersebut bisa rampung.
Halaman 2 dari 4
(aan/mad)


Berita Terkait