Temui Gubernur, Wartawan Riau Desak Porwanas Dibatalkan
Jumat, 14 Jan 2005 16:02 WIB
Pekanbaru -
Wartawan di Riau yang tergabung dalam "Aksi Seratus Tanda Tangan Tolak Porwanas" mendesak Gubernur Riau, Rusli Zainal, membatalkan Porwanas yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).Desakan itu disampaikan puluhan wartawan media lokal dan nasional di kediaman Gubernur Riau, Jl Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (14/1/2005). Dalam pertemuan itu, wartawan mendesak agar Gubernur menarik kembali pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2005 yang akan kembali mengalokasikan dana Rp 3,5 miliar untuk pelaksanaan Porwanas.Sedangkan anggaran APBD tahun 2004, pemerintah telah memberikan dana Rp 2,5 miliar yang hingga kini belum ada laporan pertanggungjawaban dari pihak PWI Cabang Riau."Berhubung dana untuk Porwanas belum sepenuhnya diberikan kepada panitia, dan masih tersisa Rp 3,5 miliar lagi, kami minta Bapak Gubernur berkenan untuk mencabut kembali. Karena Porwanas tidak ada relevansinya dengan kepentingan masyarakat," ungkap Haspian Tehe, Koordinator Aliansi Wartawan Riau Tolak Porwanas.Selain itu, kata wartawan lainnya, secara kamanusian rasanya tidaklah etis di provinsi tetangga lagi ditimpa kemalangan, malah di Riau ada pesta besar-besaran dengan menggunakan uang rakyat."Katanya negara kita ini akan melakukan efisiansi keuangan negara. Lantas apakah Porwanas ini tidak terkesan menghamburkan uang negara? Lagi pula, event ini tidak melahirkan atau mencari bibit atlet. Kiranya Gubernur bisa bersikap arif dan bijaksana dalam dalam masalah ini," imbau wartawan.Menanggapi itu semua, Gubernur Riau, Rusli Zainal mengatakan, dalam pengalokasian dana untuk Porwanas, Pemprov Riau sifatnya hanya sekadar mengusulkan saja. "Kalau masalah dana itu, silakan rekan-rekan bertanya langsung kepada DPRD Riau. Sebab, mereka yang akan mengesahkan anggaran tersebut. Lagipula APBD Riau saat ini belum finish dan masih digodok di Dewan. Silakan rekan-rekan bertanya langsung ke sana," kata Rusli Zainal.Anda punya saran, usulan dan tanggapan tentang Porwanas? Kirimkan ke redaksi@staff.detik.com.
(nrl/)










































