"Berpolitik dengan membalikkan meja, bentuk dan ekspresi kehilangan rasionalitas dan kontrol diri, tidak boleh terjadi," kata politisi PDIP Pramono Anung dalam akun twitternya @pramonoanung, Rabu (29/10/2014).
Apa yang dilakukan Hasrul pada sidang paripurna Selasa (28/10) itu memang disayangkan. Hasrul saat itu protes setelah sidang ditutup. Dia membanting meja dan menghampiri pimpinan sidang lantaran tak terima dengan keputusan yang dihasilkan. Pimpinan DPR hanya menerima komposisi PPP versi Suryadharma Ali untuk alat kelengkapan dewan.
Semestinya Hasrul bisa menahan diri. Jangan sampai menunjukkan kekerasan di ruang sidang para wakil rakyat yang terhormat. Seluruh mata memandang dan mengawasi anggota dewan.
Ketum PPP versi Muktamar VIII Romahurmuziy (Romi) pun kemudian meminta maaf atas peristiwa banting meja itu. "Kami mohon maaf terkait adanya insiden yang tadi berlangsung, barangkali yang terjadi di lapangan ditangkap berbeda," kata Romi, sapaan Romahurmuziy, di Ruang Fraksi PPP Gedung DPR, Senayan, Selasa malam
(ndr/mad)











































