"Dia memutuskan sesuai dengan time frame," kata Romi di Ruang Fraksi PPP DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Romi menyatakan telah mendaftarkan susunan kepengurusan DPP PPP pada 17 Oktober 2014 sore hari saat Menkum HAM dijabat Amir Syamsuddin. Kemudian, menurut Romi, pada dua hari selanjutnya merupakan hari libur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya, Menkum HAM Yasonna Laoly-lah yang mengesahkan kepengurusan PPP lewat Keputusan Menkum HAM RI Nomor M.HH-77.AH.11.01 Tahun 2014. Romi membantah ada unsur politis dalam pengesahan yang dikeluarkan Menteri asal PDIP itu. Sebagaimana diketahui, PPP kubu Romi merapat ke PDIP Cs (Koalisi Indonesia Hebat).
"Tidak, tidak ada (unsur permainan politik)," tepis Romi yang juga Penasihat Fraksi PPP di DPR ini.
Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar kemudian menambahkan, Yasonna dikenalnya sebagai sosok putera Sumatera Utara yang hati-hati menghadapi suatu hal. Hasrul menepis ada kerjasama politik antara PPP kubu Romi dengan Yasonna dalam pengesahan susunan kepengurusan PPP versi Romi ini.
"Dia (Yasonna) orangnya cerdik dan hati-hati, dia tidak sembarangan. Dia lima tahun bersama saya di DPR. Jadi tidak ada (kerjasama politis dengan Yasonna), tidak ada," kata Hasrul.
(dnu/vid)











































