"Kita rencananya simulasi ya. Komisi IV, V, VII, dan Baleg," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Dia mengatakan untuk Komisi IV ada Edhy Prabowo, Komisi VII disiapkan Kardaya Warnika. Adapun untuk Komisi V yang membidangi masalah perhubungan, pekerjaan umum akan diplot buat Fary Djemi Francis. Sementara, untuk alat kelengkapan dewan di badan, Gerindra mengincar Baleg yang ditempatkan Ahmad Muzani sebagai calon Ketua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli menambahkan dalam mekanisme pemilihan pimpinan komisi, setiap pimpinan DPR nanti akan membagi-bagi tugas sesuai fungsinya. Misalnya, sebagai pimpinan yang membidangi bidang Polhukam, maka dia akan memimpin mekanisme pemilihan pimpinan di Komisi I, II, III.
"Ya, dibagi sesuai kornya. Saya kan ketua polhukam. Jadi akan pimpin pemilihan di Komisi I, II, III. Baleg dan BKSP (Badan Kerjasama Pembangunan). Kita ajukan, kita putar per fraksi, ada usulannya per paket, atau musyawarah mufakat itu nanti akan kita pilih," ujarnya.
Soal kemungkinan parpol di Koalisi Indonesia Hebat yang tidak ikut dalam mekanisme pemilihan pimpinan, dia mengaku tidak ada masalah. Justru, dia merasa KIH yang rugi dengan tidak ikut terlibat langsung dalam mekanisme pemilihan pimpinan komisi.
"Tidak masalah. Dia yg rugi. Kita juga bisa lebih cepat juga. Kita sudah komunikasi sampai malam, sampai subuh juga," katanya.
Rencananya, masing-masing komisi pada Rabu besok akan melakukan mekanisme pemilihan pimpinan langsung.
(hat/vid)











































