"Ada delapan katanya," kata Ambar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Ambar tak tahu menahu siapa saja delapan nama itu. Ambar hanya percaya bahwa DPP Demokrat akan bijaksana melihat kasus ini.
"Saya serahkan semuanya kepada Pak SBY, saya percaya bahwa partai saya partai bagus. Saya yakin Partai Demokrat punya rasa keadilan," katanya.
Ambar menyatakan proses di Mahkamah Partai itu sama sekali tak melibatkan dirinya. Tiba-tiba saja dirinya mengetahui ada keputusan dari Mahkamah Partai.
"Selama ini saya tidak pernah diundang Mahkamah Partai. Tiba-tiba saya terima surat pemecatan," kata Ambar.
Ambar menyebut selisih suara antara dirinya dengan Roy Suryo, caleg gagal yang berpotensi menggantikan Ambar di DPR, sebesar sekitar 10 ribu suara di Dapil DIY. Seharusnya, Roy mempermasalahkan sengketa Pileg ke MK. Namun demikian, Roy memilih tidak memperkarakan di MK.
"Sekitar 10 ribu selisih suaranya. Mau ke MK, dia (Roy) nggak berani," kata Ambar.
(dnu/vid)











































