Menko Polhukam hari ini mengumpulkan beberapa jajaran menteri di kantornya sore tadi. Menurut Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdjianto beberapa kementrian melaporkan persoalan-persoalan yang mereka tangani.
"Ini kita bahas masalah-masalah yang terkait tugas kementerian, sehingga kalau terjadi overlaping bisa dicarikan solusi," ujar Tedjo kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).
Tedjo mengutarakan, untuk kementrian dalam negeri melaporkan soal masalah papua yang harus diselesaikan. Dan dari Menteri Luar Negeri soal pembangunan di Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau dari BNPT Polri masih waspadai soal ISIS, Narkoba, People Smuggling dan Human Trafficking. Kalau dari Menteri Pertahan belum terlalu banyak.
"Menhan akan melakukan meet defence bulan depan. Dan dari Menkum HAM tadi sempat membahas soal kejadian di DPR. Menurutnya, para kubu Romi belum monitor bahwa Menkum HAM sudah tanda tangan hasil Muktamar dan Romi sudah sah jadi Ketum PPP," ujar tedjo.
Tedjo meneruskan, kalau dari jajaran Menkominfo masih membicarakan masalah cyber. Karena ada beberapa situs porno, ada situs membahayakan lain yang masih bisa diakses.
"Situs yang isinya buat bom itu bebas nanti gimana supaya tidak berkembang," ujar Tedjo.
Apakah dibahas juga soal Pemekaran di Papua? "Gak disampaikaan. Opsus sama masalah penangan HAM, RUU mengenai KKR saja," jawab dia.
Segala laporan ini seterusnya dilaporkan ke Presiden Jokowi. Dan nantinya akan terus dilakukan rapat antar kementrian untuk bisa memecahkan segala masalah.
"Kita akan terus melakukan rapat seperti ini kedepannya. Karena Presiden Jokowi tidak ingin stuck," tutup Tedjo.
(spt/vid)











































