Polri Selidiki Pelaku Ancaman Bom Kedubes Inggris & Thai

Polri Selidiki Pelaku Ancaman Bom Kedubes Inggris & Thai

- detikNews
Jumat, 14 Jan 2005 15:24 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengatakan, Mabes Polri masih menyelidiki pengirim pesan pendek (SMS) yang memberitahukan Kedubes Inggris dan Kedubes Thailand akan diledakkan. Belum diketahui apakah Noor Din Moh Top dan Azahari terkait dengan ancaman bom itu."Dasarnya ada SMS dari seseorang kepada anggota Polri. Tentu akan kita telusuri sumber SMS itu," kata Kapolri usai salat Jumat di masjid Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Jumat (14/1/2005). Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dadang Garnida menambahkan, SMS diterima salah satu anggota Keamanan Negara di Polda Metro Jaya. Nomor telepon pengirim SMS hingga kini sedang dilacak. "Tapi belum teridentifikasi," kata Dadang. Untuk mengantisipasi peledakan, polisi telah meningkatkan kewaspadaan di kedua Kedubes itu dan lokasi sekitarnya. Selain itu polisi juga melakukan pengejaran terhadap kelompok Azhari dan Noor Din Moh Top yang belum tertangkap.Namun saat ditanya apakah ada dugaan kelompok Azahari dan Noordin terkait pengiriman SMS itu, Kapolri mengaku tak tahu. Kapolri hanya menyatakan kedua tokoh itu merupakan tokoh yang berbahaya dan berpeluang melalukan penyerangan kembali. "Untuk itu Polri tetap melakukan pengejaran dan mempersempit ruang gerak mereka," katanya. Kapolri juga berpendapat ancaman terhadap Kedubes Inggris dan Kedubes Thailand bisa saja merupakan salah satu bentuk pengalihan. Bisa saja kedua tempat itu yang diancam, tapi sasarnnya ternyata tempat lain. (iy/)


Berita Terkait