DPRD Bentuk Pansus Selidiki Kasus Bupati Temanggung

DPRD Bentuk Pansus Selidiki Kasus Bupati Temanggung

- detikNews
Jumat, 14 Jan 2005 15:18 WIB
Temanggung - Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Temanggung hari memyepakati untuk membentuk panitia khusus (pansus) guna menyelidiki kasus Bupati Temanggung, Totok Ary Prabowo.Keputusan diambil setelah DPRD melakukan rapat tertutup. Rapat dihadiri oleh 35 anggota dari jumlah keseluruhan 45 orang. Pembentukan panitia khusus (pansus) kasus bupati Temanggung ini sebagai tindak lanjut dari interpelasi yang digelar DPRD Temanggung Kamis (13/1/2005) kemarin. DPRD merasa tidak puas dengan kawaban bupati dan menolaknya."DPRD telah sepakat membentuk pansus. Jumlahnya 23 orang. hanya untuk siapa-siapa saja yang akan duduk dalam pansus tersebut, temasuk yang menjadi ketua dan wakil ketua, akan ditentukan Sabtu besok pada sidang paripurna," kata Ketua DPRD Sukarno kepada wartawan di kantornya, Jalan Suprapto, Temanggung Jawa Tengah, Jumat (14/1/2005) . Lebih lanjut Soekarno mengatakan bahwa DPRD secepatnya membentuk pansus. Namun prosesnya bertahap. Hari ini diputuskan pembentukan, sedangkan nama-nama yang akan masuk diserahkan kepada masing-masing fraksi untuk mengajukan nama.Sabtu besok, nama-nama yang diajukan oleh fraksi akan dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan. Setelah itu, anggota pansus memilih ketua dan susunan kepengurusan pansus. "Diharapkan semua selesai pada hari Sabtu besok, sehingga Senin pekan depan Pansus sudah mulai bekerja dengan memanggil orang-orang yang terkait dengan kasus ini," kata Sukarno.Menurut rencana, Senin pansus akan memanggil para pejabat yang mengundurkan diri. Baik dari eselon I, II dan eselon III. Selain itu, para camat yang mundur juga akan dipanggil untuk didengar keterangannya, mengenai seputar adanya intimidasi dari bupati, sehingga membuat mereka muncur. DPRD juga akan memanggil unsur Muspika kabupaten Temanggung, baik Polres, Kodim, dan tentu saja nanti Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads