Sosok Susi yang nyentrik ini sudah mulai dikenal sejak beberapa tahun lalu. Kiprah dia membangun bisnis perikanan di Pangandaran membuat banyak orang kagum. Memulai dari pengepakan hingga memiliki armada maskapai perintis.
Melihat sosok Susi bisa dilihat pada Juli 2006 lalu saat terjadi tsunami di Pangandaran, Jawa Barat. Ratusan orang tewas, ratusan rumah juga hancur. Banyak warga yang menjadi pengungsi. Pangandaran lumpuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Susi juga sempat mengerahkan pesawatnya guna memantau korban yang mungkin terapung-apung di laut. Susi banyak memberikan bantuan secara cuma-cuma.
Bahkan Susi menawarkan bantuan ekonomi untuk para nelayan yang melaut. Hasil tangkapan mereka siap ditampung Susi.
"Nelayan yang punya kapal, silakan melaut lagi. Saya siap tampung hasil tangkapannya," cetus Susi di kediamannya, Pangandaran, Minggu (23/7/2006).
"Jangan sampai seperti di Aceh, berbulan-bulan hidup di tenda tak mengerjakan apa pun sehingga frustasi," tambah Susi.
Kini dengan jabatan baru Susi bisa lebih maksimal memajukan nelayan dan perikanan di Indonesia. Harapan ada di pundak Susi. Kerja kerja kerja.
(ndr/mad)











































