Aksi Perdana Menteri Jokowi: Blusukan Hingga Tugas ke Luar Kota

Aksi Perdana Menteri Jokowi: Blusukan Hingga Tugas ke Luar Kota

- detikNews
Selasa, 28 Okt 2014 11:39 WIB
Aksi Perdana Menteri Jokowi: Blusukan Hingga Tugas ke Luar Kota
Jakarta - Sesuai namanya Kabinet Kerja, menteri-menteri Presiden Joko Widodo langsung membuat gebrakan di hari pertama ngantor. Ada yang melakukan inspeksi mendadak, blusukan, dan ada pula yang merencanakan peninjauan ke daerah, seperti terangkum dalam 4 kisah ini:

Menteri-menteri Jokowi memulai tugas perdananya usai dilantik pada Senin 27 Oktober 2014. Para pembantu presiden ini memulai hari dengan merapatkan barisan di kementeriannya.

Ibu Susi, Menteri Kelautan dan Perikanan ini langsung naik turun tangga melakukan sidak mengontrol seluruh isi ruangan di kantornya di Gedung Mina Bahari, kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Ia meminta agar protokol kementerian memasang gambar peta Indonesia untuk memantau wilayah lautan Indonesia. Perempuan yang juga pengusaha ini juga menggelar rapat intern.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesibukan juga mewarnai kantor Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan, Iganisius Jonan memilih untuk blusukan dan berkenalan di kantornya. Memakai kendaraan pribadi tanpa pengawalan, Jonan langsung berkeliling kantor barunya di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Saat inspeksi mendadak (sidak), Jonan sesekali naik lift barang ataupun menaiki atau menuruni tangga darurat. Usai sidak, Jonan menyempatkan diri memimpin rapat.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak kalah sibuknya. Pria yang meminta disapa Pak Tjahjo ini berkenalan dengan jajarannya dan langsung ingin menjalankan program-program kerja di Kemendagri usai dilantik Presiden Jokowi. Di hari keduanya, Tjahjo berencana menuju ke Semarang untuk melakukan peninjauan.

Selain itu, Anies β€ŽBaswedan ditunjuk Presiden Jokowi untuk menjadi menteri di Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah langsung bekerja perdana memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda.

Berikut aksi perdana Menteri Jokowi mulai dari blusukan hingga tugas ke luar kota:

1. Ibu Susi Sidak dan Minta Peta

Usai dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan kemarin, Susi Pudjiastuti pagi ini langsung bertugas di Gedung Mina Bahari, kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Ini adalah kali perdana Susi datang dan menginjakan kakinya di kantor pusat KKP.

Menggunakan mobil Toyota Royal Saloon, Susi datang tepat pada pukul 07:30 WIB. Sampai di Gedung Mina Bahari, Susi disambut para petugas keamanan khusus kementerian.

"Selamat pagi," kata Susi kepada para pegawai, Selasa (28/10/2014).

Susi yang mengenakan baju kemeja hitam bermotif titik putih dan bercelana bahan langsung menuju lantai 7 Gedung Mina Bahari. Di tempat ini nantinya Susi akan bekerja dan mengontrol seluruh isi gedung.

"Ini ruang apa?" tanya Susi.

Mendengar pertanyaan Susi, protokol KKP langsung menjawab.

"Itu ruang protokol kementerian bu," kata salah satu petugas protokol.

Di ruang kerjanya, Susi meminta protokol kementerian memasang gambar peta Indonesia. Peta digunakan untuk melihat seberapa besar wilayah lautan Indonesia.

"Saya minta nanti di sini ada peta Jawa, Sumatera, Sulawesi, NTT, NTB. Saya minta petanya begitu. Biar kita lihat setiap hari begitu dan lebih mudah bagi saya memantau wilayah Indonesia," kata Susi.

Kemudian Susi beranjak ke lantai 2 sampai 6 Gedung Mina Bahari dengan naik tangga untuk melihat langsung cara kerja para PNS KKP.

"Tolong, jangan panggil saya bu menteri," minta Susi kepada seluruh pegawai KKP.

Usai melakukan sidak di Gedung Mina Bahari, kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selama 45 menit, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menggelar rapat pimpinan (rapim) dengan para pejabat eselon I KKP. Rapat kali ini hanya sebatas koordinasi dengan seluruh pejabat di lingkup KKP.

"Ibu mau rapat dulu," ungkap Sekretaris Jenderal KKP Syarief Widjaja, Selasa (28/10/2014).

Rapat perdana Susi sebagai menteri dihadiri oleh Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) Saut P Hutagalung, Dirjen Perikanan Tangkap Gellwyn Yusuf, Dirjen PSDKP Asep, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dan para pejabat eselon I KKP lainnya.

2. Pak Jonan Blusukan

Hari pertama menjadi Menteri Perhubungan, Iganisius Jonan memilih untuk blusukan dan berkenalan di kantornya. Memakai kendaraan pribadi tanpa pengawalan, Jonan langsung berkeliling kantor barunya di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Usai dilantik, Jonan sempat mengikuti sidang kabinet. Setelah mengikuti sidang kabinet, Jonan menyeberang ke kantor Kementerian Perhubungan di Jalan Merdeka Barat. Memakai mobil pribadi Mercy ML 250, Jonan tiba di Kemenhub pukul 15.40 wib.

Tidak butuh waktu lama, sekitar pukul 16.00 wib. Jonan langsung memutuskan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh direktorat di Kemenhub di Gedung Karya. Jonan sempat bersalaman dengan karyawan dan memperkenalkan diri sebagai karyawan baru.

"Perkenalan saya pegawai baru," kata Jonan.

Jonan beralasan dirinya belum menerima pakaian dinas dari kantor barunya. Ia melakukan sidak memakai seragam batik berwarna cokelat, dengan pin merah putih tersemat di kerah.

"Wong saya belum dapat seragam," jelasnya.

Sesekali para karyawan yang akan pulang kerja menyempatkan bersalaman. Dengan nada canda, Jonan mempersilahkan karyawan untuk balik.

Jonan sempat berdiskusi dan menerima penjelasan dari Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemenhub Bambang Ervan.

"Ada fasilitas video conference. Disini bisa pantau kalau pesawat delay," kata Bambang.

Saat kunjungan ini, Jonan didampingi oleh Sekjen Kemenhub Santoso Eddy Wibowo, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Soeroyo Alimoeso, Dirjen Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko, Dirjen Perhubungan Laut Bobby R. Mamahit.

Sesekali Jonan mempertanyakan skema keluhan hingga koordinasi yang dikelola di Command Center. "Kalau saya protes gimana?," tanya Jonan.

Pertanyaan Jonan langsung dijelaskan secara sigap oleh Bambang. Usai kunjungan ke lantai 25, Jonan menyusuri satu per satu direktorat memakai lift barang dan kadang memakai tangga darurat hingga menuju lantai dasar.

Jonan bercakap dengan seluruh karyawan di setiap direktorat yang ia kunjungi. Sidak ini berlangsung hampir 50 menit.

Sidak diakhiri sekitar pukul 17.00 wib. Usai sidak, Jonan langsung memimpin rapat tertutup bersama petinggi Kemenhub di Gedung Karsa.

Hadir pada rapat tersebut level Dirjen dan Direktur di Kemenhub. Rapat berakhir pukul 19.30 wib. Usai rapat, Jonan langsung meluncur ke kantor PT KAI untuk melangsungkan rapat.

3. Pak Tjahjo Tancap Gas ke Semarang

Usai dilantik sebagai Mendagri, Tjahjo Kumolo langsung ingin menjalankan program-program kerja di Kemendagri. Di hari keduanya besok Selasa (28/10), Tjahjo akan langsung menuju ke Semarang untuk melakukan peninjauan.

"Besok pagi jam 09.00 ada pertemuan dengan seluruh Eselon I, II, dan III sampai staf dengan seluruh Kemendagri ini untuk kenalan-kenalan dulu. Siangnya saya izin langsung ke Semarang, disana ya bisa langsung meninjau beberapa hal yang diperlukan," kata Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (27/10/2014)

Tjahjo juga mengagendakan rapat rutin bersama jajarannya di Kemendagri. Demi transparansi, rapat akan terbuka untuk wartawan.

"Kita akan agendakan rapat rutin ini seminggu sekali langsung dengan teman-teman pers. Yang juru bicaranya bisa saya atau bisa gantian semua Dirjen yang ada," jelasnya.

Dia menegaskan, jajaran Kemendagri termasuk Eselon I, II, dan III dihimbau untuk selalu terjun lapangan. "Nantinya kerja satu minggu tiga hari di Jakarta dan tiga hari di daerah. Bupati, Wali Kota, Gubernur juga nanti akan saya sampaikan secara teknis dan secara tertutup. Kemendagri terbuka 24 jam," tutupnya.

4. Pak Anies Pimpin Upacara Sumpah Pemuda

Menteri Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda. Ia memberikan pesan-pesan untuk pemuda.

Dalam upacara itu, Anies mengenakan baju Korpri dan mengenakan peci warna hitam. Pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, itu mengatakan Sumpah Pemuda merupakan suatu terobosan yang jenius dan berani.

"Sebenarnya punya konsekuensi paling besar bagi bangsa. Bayangkan jika kita tidak punya bahasa bersama. Kelas-kelas kita akan menggunakan bahasa apa ketika mendidik? Kerumitan apa yang terjadi di sidang DPR? Di berita-berita di media? Hanya karena kita menggunakan banyak bahasa," kata Anies usai upacara di kantor Kemdikbud, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2014),

Anies juga mengatakan yang paling menarik dari Sumpah Pemuda adalah hal itu dilakukan bahkan sebelum negara Indonesia terbentuk. Dia tak habis pikir bagaimana pemuda-pemuda zaman dahulu bisa melakukan sesuatu yang jenius dan berani semacam itu.

"Kesepakatan itu dilakukan sebelum ada negara. Kalau di bangsa-bangsa lain, negaranya ada dulu baru menetapkan bahasa," ucap pendiri gerakan Indonesia Mengajar ini.

Anies yang terlihat segar itu mulai bekerja menggelar pertemuan internal kementerian. Kemudian, ayah 2 anak itu akan berjalan-jalan di lingkungan kerjanya. Sayangnya, peninjauan itu tak boleh diikuti oleh awak media.

Presiden Jokowi sendiri telah memisahkan Dirjen Pendidikan Tinggi untuk bergabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Anies sendiri menganggap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak banyak berubah hanya akan ada beberapa perubahan yang segera dilakukan.

"Hanya Dirjen Pendidikan Tinggi dipindah ke Kemenristek, kita akan bicarakan sesegera mungkin supaya ada arahnya," ucap alumnus UGM Yogyakarta itu.
Halaman 2 dari 5
(aan/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads