'Perkawinan' Kemenhut dan Lingkungan Hidup akan Rampung dalam 2 Bulan

'Perkawinan' Kemenhut dan Lingkungan Hidup akan Rampung dalam 2 Bulan

- detikNews
Senin, 27 Okt 2014 21:14 WIB
Perkawinan Kemenhut dan Lingkungan Hidup akan Rampung dalam 2 Bulan
Jakarta - Dalam pemerintahan Jokowi-JK salah satu kementerian yang mengalami peleburan yakni Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup menjadi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Adaptasi peleburan 2 kementerian ini diharapkan berjalan cepat.

"Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc berharap agar peleburan antara Kementerian Kehutanan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dapat dilakukan dengan cepat dan sejuk dalam jangka waktu 2 bulan ke depan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dalan rapat Kabinet Perdana di Istana Negara Jakarta," kata Humas Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Eka W Segiri dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Senin (27/10/2014).

Hari ini Siti Nurbaya sudah mendatangi kantornya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Meski sudah dilebur, dalam masa peralihan ini kedua kementerian itu akan berjalan normal dan pararel hingga akhir tahun 2014. Siti Nurbaya akan melakukan peleburan diupayakan agar tak ada PNS yang tak mendapat tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara teknis konsekuensi dari peleburan ini diupayakan tidak adanya pegawai yang tidak mendapat tempat," sambungnya.

Untuk perombakan, pejabat Eselon I akan digabungkan pos-pos yang dinilai memiliki kesamaan fungsi. Untuk eselon II yang lebih banyak memegang peran dalam hal manajerial akan diberi posisi lain.

"Sedangkan untuk Eselon III dan IV yang mengerjakan hal yang bersifat teknis dan tak dapat dipindahkan akan lebih banyak bekerja di lapangan," ucapnya.

Jumlah pegawai di Kementerian Kehutanan lebih banyak daripada Kementerian Lingkungan Hidup. Setidaknya tercatat 17 ribu pegawai di Kementerian Kehutanan dan 1.200 pegawai di Kementerian Lingkungan Hidup. Mereka nanti akan dilebur dan diberi porsi masing-masing agar dapat bekerja secara efektif.

"Sehingga semua bisa bekerja dengan lebih cepat, sesuai motonya (Presiden Jokwoi) kerja, kerja dan kerja," pungkas Eka.

(bil/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads