"KMP tidak dalam posisi mempersoalkan atau menyoroti orang-orang (menteri) itu, kami menunggu program mereka. Kami tunggu apa yang dimaksud revolusi mental itu dan program apa yang akan dilakukan. KMP dalam posisi menunggu program-program apa yang akan dilakukan kabinet, dan disitu baru kami akan mengawal dan mengkritisi," kata Idrus.
Idrus menyampaikan ini sebelum acara persiapan peringatan 50 tahun Partai Golongan Karya yang digelar di Hotel, Four Seoson, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menteri-menteri yang terkait penggabungan, dan yang baru itu tentu dituntut menata organisasi, dan struktur kabinet perlu perpres, mengisi organisasi, mengisi orang-orang eselon I, II, III, IV, lalu bagaimana kaitannya dengan daerah, dan belum lagi terkait anggaran," tuturnya.
(idh/fdn)










































