"Tidak akan memilih Abraham karena sudah tahu gimana sikap saya. Kalau sikap saya kan tidak ada wilayah abu-abu, saya kan hitam putih, salah-salah saya gebuk. Apakah orang di dalam mau saya gebuk?" kata Samad di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2014).
Saat ditanya apakah sebaiknya Jaksa Agung berasal dari internal atau eksternal kejaksaan, Samad tak mau memberikan komentar. Menurutnya, yang terpenting Jaksa Agung yang baru adalah sosok yang bersih dan berintegritas.
"Kalau itu saya no comment, yang penting orang yang bersih dan tegas," jelasnya.
Harapan Samad untuk Jaksa Agung yang baru, agar para jaksa senior yang berada di KPK tidak ditarik untuk menduduki jabatan struktural di kejaksaan.
Alasannya saat ini KPK masih sangat membutuhkan jaksa-jaksa senior untuk menangani kasus-kasus besar.
"Jangan dulu diambil lah, kan kita masih kekurangan," tegas Samad.
(kha/fdn)











































