Dilantik Jadi Menkum HAM, Yasona Akan Bahas Masalah Remisi dan Lapas Overload

Dilantik Jadi Menkum HAM, Yasona Akan Bahas Masalah Remisi dan Lapas Overload

- detikNews
Senin, 27 Okt 2014 17:57 WIB
Dilantik Jadi Menkum HAM, Yasona Akan Bahas Masalah Remisi dan Lapas Overload
CNN Indonesia
Jakarta - Menkum HAM Yassona Laoli, yang baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo, ingin tancap gas. Bahkan dia akan segera mengkaji masalah remisi kepada para terpidana di kasus korupsi, narkoba dan terorisme.

Menurut Yasona, hukuman ke para narapidana bukanlah ajang balas dendam dari penegak hukum. Yasono berpendapat, masalah tersebut haruslah dirunut dari vonis hakim.

"Saya berpendapat, filosofinya harus dari sana. Keputusan hakimnya yang harus keras dan maksimal sehingga di sini, filosofi kita bukan penjara, tapi pemasyarakatan," ucap Laoli di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (27/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laoli mengatakan, hukuman kepada terpidana haruslah bersifat mendidik dan mencegah perbuatan pidana yang dilakukan seseorang terulang lagi. Oleh karena itu, dia akan mengkaji betul masalah tersebut.

"Ini bukan balas dendam, tapi mendidik membuat orang bisa keluar ke masyarakat lagi dan harus ada hal-hal khusus untuk dipertimbangkan lagi," ucapnya.

Terkait kondisi lapas yang sudah overload, Yasona juga akan melakukan pembahasan khusus. "Kita lihat dulu kondisinya, satu ruangan itu muat berapa nanti kita lihat," ujarnya.

(rvk/vid)


Berita Terkait