Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Trimedya Pandjaitan memastikan partainya akan mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mewajibkan politisi melepas jabatan struktur partai setelah diangkat sebagai menteri. Saat ini dua pengurus DPP PDIP, yakni Ketua Bapilu Puan Maharani, dan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo masuk dalam jajaran kabinet Jokowi.
Menurut Trimedya pergantian dua petinggi partai ini akan dibicarakan dalam rapat DPP PDIP yang rencananya digelar Kamis (30/10) atau Jumat (31/10) pekan ini.
"Nanti Kamis atau Jumat ada rapat DPP mungkin di sana dibicarakan termasuk mungkin Mbak Puan sebagai Ketua Fraksi di DPR juga akan ada yang menganti," kata Trimedya di Gedung Kura-Kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di situ dibahas oleh Ibu Ketua Umum, kan kita juga ada rencana bulan empat nanti sebagaimana apa yang diharapkan Pak Jokowi bahwa para anggota kabinetnya yang sudah mengurusi partai, berarti posisi Pak Tjahjo sebagai sekjen dan Mba Puan sebagai Ketua Fraksi kan sudah tidak bisa bekerja lagi," kata Trimedya.
Lantas, apakah PDIP sudah menyiapkan nama pengganti untuk kedua kader tersebut? Trimedya mengaku partainya belum ada nama resmi karena Puan serta Tjahjo baru dilantik hari ini. Soal kemungkinan nama politisi senior Pramono Anung yang akan mengisi posisi Sekjen serta Ketua Fraksi PDIP, dia enggan memberikan jawaban pasti.
"Ya bisa saja menggantikan Mba Puan sebagai Ketua Fraksi, karena Pak Pram ini kan juga sebagai senior, beliau bekas Sekjen dan beliau juga bekas wakil ketua DPR," sebutnya.
(hat/erd)











































