"Kalau saya bilang ya sejuta rasanya ketika diumumkan. Maksudnya adalah tak bisa kita bilang ini 'the dream team', tapi kabinet ini juga tidak jelek-jelek amat. Kalau boleh menilai sih 40% sudah memenuhi keinginan publik," ujar Refly mengawali perbincangan dengan detikcom, Minggu (26/10/2014).
Refly melihat masih ada faktor eksternal yang berpengaruh terhadap penyusunan kabinet. Meski demikian hal yang perlu diapresiasi adalah Presiden Jokowi tak memasukan orang cacat hukum ke kabinetnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan anggota tim pakar Seleksi Menteri detikcom ini pun mengajak publik untuk mengawal kebijakan Kabinet Kerja. Tentunya Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla beserta jajaran pembantunya harus benar-benar 'berlari' dalam seratus hari pertama.
"Kalau kita bilang 100 hari pertama harus mundur tentu itu tidak mungkin karena menteri itu hak prerogatif Presiden. Tetapi para menteri harus menjawab keraguan publik dalam waktu singkat," pungkas Refly.
(bpn/jor)











































