Bom Bunuh Diri di Jalur Gaza, Lima Orang Israel Tewas
Jumat, 14 Jan 2005 10:00 WIB
Jakarta -
Harapan perdamaian Palestina-Israel yang merebak pasca terpilihnya Mahmoud Abbas sebagai presiden ternyata masih sekedar asa. Realitanya bicara lain. Aksi bom bunuh diri kembali dilakukan kelompok garis keras Palestina.Aksi yang menewaskan lima orang Israel dan melukai lima orang lainnya ini terjadi di pos keamanan Israel di Jalur Gaza, Kamis (13/1/2005) waktu setempat. Aksi berupa peledakan bom truk disertai tembakan senjata ke arah pos keamanan Israel.Menurut kantor berita The Associated Press, Jumat (14/1/2005), ini merupakan aksi kekerasan terbesar pasca terpilihnya Abbas dalam pemilu presiden pada Minggu (9/1/2005) lalu. Abbas telah mencoba membujuk kelompok garis keras Hamas dan Jihad Islam untuk melakukan gencatan senjata, tapi sejauh ini gagal.Insiden ini terjadi hanya empat jam setelah pemimpin Hamas di Tepi Barat, yang dikenal sebagai tokoh moderat di Hamas, menyatakan mempertimbangkan untuk menghentikan kekerasan terhadap Israel. Hamas adalah satu dari tiga kelompok militan yang mengaku bertanggungjawab atas pemboman ini.Serangan terjadi pada pukul 23.00 waktu setempat di pos penyeberangan di Karni, waktu di mana pedagang hasil bumi dan barang-barang lainnya memasuki atau meninggalkan Jalur Gaza.Menurut pejabat militer Israel, militan Palestina memasuki pos penyeberangan dengan truk berisi bom beberapa menit sebelum pos ditutup. Mereka meledakkan truk di tembok pengaman yang memisahkan Israel dan Palestina yang menimbulkan lubang besar di tembok. Kemudian dua militan masuk dan menembaki warga Israel.Sebuah laporan menyebutkan para pelaku meledakkan diri sendiri, tapi laporan lainnya menyebutkan terjadi tembak menembak dan mereka tewas oleh tentara Israel.Sekitar 90 menit setelah serangan, tiga helikopter Israel menembakan tiga rudal ke sebuah bangunan di Deir el-Balah di pusat Jalur Gaza yang biasa ditempati kelompok Jihad Islam. Satu orang terluka dalam serangan ini.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































