"Sebagai anak bangsa, apa pun yang kita perbuat, memang mungkin kesehatan, saya seorang tenaga kesehatan. Hukumnya wajib bela kesehatan," tutur Nila di Istana Negara, Minggu (26/10/2014).
5 tahun silam, Nila, sudah pernah 'hampir' menjadi Menkes. Sudah menjalani audiensi calon menteri bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Prof Nila akhirnya batal menjadi Menkes di menit-menit menjelang pengumuman. Nila justru ditunjukan menjadi utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals 2009-2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mpr/ndr)










































